Pagi hari ini, pas lagi macet2nya di jalan.
Tiba2 g jauh dari tempat antrian macetku, seorang bapak bersepeda jatuh, wajahnya pun dengan terpaksa mencium tanah.
Ternyata untuk bangun pun dia sulit, baru ku sadari dia jatuh tanpa ada yang menyenggol ataupun menabraknya.
Orang2 sekitar langsung sigap membantunya berdiri dan membawakan sepedanya, fisik Bapak tua berkemeja rapih itu tidak sempurna.
Tersirat pertanyaan ‘kenapa dia masih memaksakan diri berangkat kerja naik sepeda dengan kondisi fisik yang seperti itu?’
Hal ini buatku merenung dan instropeksi diri..
‘Bapak tua yang agak cacat itu saja berjuang sampai sebegitunya untuk mencari nafkah, kenapa aku masih bisa mengeluh; terhadap kerjaan yang begitu banyak, waktu luang untuk istirahat yang tinggal sedikit…’
ada wejangan dari orang kudus yang mengatakan demikian:
Berusahalah sampai benar-benar habis tenagamu sebelum mengeluh – St. Yohanes dari Salib
dan di Alkitab pun berkata:
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.
*1 Kor 10:13*
dan masih inget dengan lagu di bawah ini g?
Pelangi KasihNYA
Apa yang ku alami kini
Mungkin ‘tak dapat aku mengerti
Satu hal tanamkan dihati
Indah semua yang TUHAN b’ri
TUHANku ‘tak akan memberi
Ular beracun pada yang minta roti
Cobaan yang aku alami
‘Tak melebihi kekuatanku
Tangan TUHAN sedang merenda
Suatu karya yang agung mulia
Saatnya ‘kan tiba nanti
Ku lihat pelangi kasihNYA
Sooo…
Yuk mari kita yakini dan percayai apa pun yang sedang kita usahakan, perjuangkan dan bahkan korbankan untuk suatu hal yang baik, pasti sedang melewati proses pembelajaran dan proses hidup yang indah…
DIA yang sudah mengijinkan kita hidup di dunia, DIA pula yang akan mengisi hari-hari kita dengan rencanaNYA yang indah bila kita tetap ada di jalanNYA ^^
