Cynth’s

Just another WordPress.com weblog

do not be afraid to make some mistake August 13, 2009

Filed under: My Days, Reflection — ^Cynth^ @ 6:13 pm

Sebentar lagi aku akan Sekolah lagi (lebih tepatnya Special Class), kelas yang kuambil ini sama sekali berbeda dengan profesiku sekarang… Jika cerita pada orang yang waras, pasti mereka aku gila dan akan berkata, “Buat apa? Kayanya aku tidak melihat dirimu bakat disana…”

Mamiku sendiri sempat salah paham ketika aku menceritakannya. Sungguh menyakitkan hati tidak disupport oleh keluarga sendiri. Untunglah salah paham itu sudah clear, dan sekarang dia sungguh mendukungku.

Seorang sahabat berkata padaku suatu hari saat aku menceritakan padanya tentang rencanaku ini, “Do not be afraid to make some mistake… life is about learning through mistakes, it’s either your own.. or others mistake.. but when you have to make decisions that you’re not sure… be asured that you always have us to support you.. whatever you take, we’ll support u 100%”

Kata-katanya membuat segala kekhawatiranku luntur.

Kekhawatiran seperti:

Pikiran-pikiran tentang uang yang cukup banyak untuk Sekolah ini… apakah akan sia-sia atau tidak??

Kemampuanku untuk dalam bidang baru yang aku akan tekuni ini… apakah aku akan lulus dan sukses???

Media-media penunjang… apakah aku perlu beli ini itu, padahal aku sudah cukup keluar uang yang bagiku cukup besar untuk sekolahnya????

Waktu yang terpakai… karena Sabtu juga Sekolah… apakah mengganggu dengan kegiatanku terutama pelayanan di PD hari Sabtu?????

Ya ada harga yang perlu dibayar (a.k.a pengorbanan), ketika mau mendapatkan sesuatu yang lebih.

Pasti dalam hidup ada saatnya kita harus melakukan suatu hal yang baru, yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Seperti aku ini, tapi bukan berarti aku harus takut untuk menghadapinya dan tetap dalam comfort zoneku, doakan, lakukan dan aku belajar bahwa dimanapun aku, ada teman2ku yang selalu bilang,”Do mistakes while you can ( – Lakukan kesalahan saat kamu bisa)

Sedikit lanjutan pesan dari sahabatku tadi, “there will be time when you are expected to do no mistake… then you’ll know which path you should take by then…” Semangat Cyn.. kl Oz lihat.. something in us that cant be stolen… “experience and education” so there’s nothing bad to learn something new..

:) :):)

 

Tahun baru, bukan tahun bau! January 9, 2009

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 8:30 am

“Bangun – sarapan – kerja / kuliah – pulang – tidur, yah seputar-seputar gitu aja”

“Ya kerja lah”

“Gitu-gitu aja sih”

“Ga ada yang spesial tuh”

Jawaban-jawaban standar yang mungkin didengar klo orang ditanya mau ngapain aja hari ini

Ato klo ditanya apa sih plan mu di 2009?

“Belum tau, ya jalanin aja”

 

Tidakah kamu merasa hidupmu membosankan?

Aku berani jamin jika kamu tidak menikmati hidup dan mempunyai pandangan bahwa hidup ini jalani saja tanpa tujuan, pada suatu waktu akan terasa membosankan.

 

Hei, akuilah itu, jangan malu untuk jujur pada dirimu sendiri ^^

Coba tiap pagi belajar mengucap syukur akan setiap hal yang kecil.

“Gimana mau bersyukur Cyn, kalo masalah keuanganku gak selesai-selesai..”

Suatu saat masalah apapun pasti selesai kok, asal terus berusaha, berdoa dan berharap.

TUHAN kita tidak buta teman, tentu DIA peduli, dan syukurilah nafas kehidupan yang masih bisa dinikmati gratis…

 

Dari gratisnya nafas kehidupan ini dan segala berkat TUHAN yang lain..

(temen kantor yang nyuebeliiin banget, itu juga berkah lho, biar kita bisa belajar sabar)

Kita bisa lebih berfikir positif dan melangkah lebih semangat, jika kita belajar bersyukur dan berencana untuk melakukan sesuatu hal yang baik dan lebih baik lagi hari ke hari.

Hidup ini menyenangkan tapi bukan hanya untuk senang-senang.

 

Walaupun tiap hari kita melakukan kegiatan yang hampir sama.

Coba berpandangan yang lebih berbeda.

Change your life, and make it more beautiful.

Believe it, you can make your life beautiful ^^

(buat jadi wangi, hehehe)

 

Happy New Year 2009 all…

 

DIA sedang merenda November 13, 2008

Filed under: My Days, Reflection, Songs — ^Cynth^ @ 9:15 am

Pagi hari ini, pas lagi macet2nya di jalan.

Tiba2 g jauh dari tempat antrian macetku, seorang bapak bersepeda jatuh, wajahnya pun dengan terpaksa mencium tanah.

Ternyata untuk bangun pun dia sulit, baru ku sadari dia jatuh tanpa ada yang menyenggol ataupun menabraknya.

Orang2 sekitar langsung sigap membantunya berdiri dan membawakan sepedanya, fisik Bapak tua berkemeja rapih itu tidak sempurna.

Tersirat pertanyaan ‘kenapa dia masih memaksakan diri berangkat kerja naik sepeda dengan kondisi fisik yang seperti itu?’

Hal ini buatku merenung dan instropeksi diri..

‘Bapak tua yang agak cacat itu saja berjuang sampai sebegitunya untuk mencari nafkah, kenapa aku masih bisa mengeluh; terhadap kerjaan yang begitu banyak, waktu luang untuk istirahat yang tinggal sedikit…’

 

ada wejangan dari orang kudus yang mengatakan demikian:

Berusahalah sampai benar-benar habis tenagamu sebelum mengeluh – St. Yohanes dari Salib

 

dan di Alkitab pun berkata: 

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.

*1 Kor 10:13*

 

dan masih inget dengan lagu di bawah ini g?

 

Pelangi KasihNYA

 

Apa yang ku alami kini

Mungkin ‘tak dapat aku mengerti

Satu hal tanamkan dihati

Indah semua yang TUHAN b’ri

 

TUHANku ‘tak akan memberi

Ular beracun pada yang minta roti

Cobaan yang aku alami

‘Tak melebihi kekuatanku

 

Tangan TUHAN sedang merenda

Suatu karya yang agung mulia

Saatnya ‘kan tiba nanti

Ku lihat pelangi kasihNYA

                                                                                      

 

Sooo…

Yuk mari kita yakini dan percayai apa pun yang sedang kita usahakan, perjuangkan dan bahkan korbankan untuk suatu hal yang baik, pasti sedang melewati proses pembelajaran dan proses hidup yang indah…

DIA yang sudah mengijinkan kita hidup di dunia, DIA pula yang akan mengisi hari-hari kita dengan rencanaNYA yang indah bila kita tetap ada di jalanNYA ^^

 

Pertama October 19, 2008

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 12:47 pm

Saat masuk sekolah Pertama..

Menjadi juara Pertama..

Punya Handphone pertama..

Sakramen Pertama (Baptis)..

Pacar Pertama..

Pertama kali ciuman..

Awal memulai pelayanan Pertama..

Pertama beli rumah baru..

Anak pertama dilahirkan..

Smua yang pertama tidak pernah bisa dilupakan betul???

Pastinya…

Walaupun kita melupakan tanggalnya, tidak bisa sama sekali kita melupakan 100 % kenangannya..

Dan apa pun yang ditempat pertama selalu menjadi sorotan : Paus, Presiden, Ketua Kelas…

Begitu pula orang yang menduduki hati kita di tempat pertama,

*Setiap hari kita ingat

*Setiap hari memikirkannya

*Setiap hari ingin menyenangkannya

*Tempat kita ingin menshare kehidupan kita

*Smua yang ingin diceritakan, kita ingin didengarnya

*Kita merasa bahagia karena mengenalnya

*Kita mengasihinya

So siapa yang telah menjadi pribadi pertama dalam hidupmu?

TUHAN kah?

 

Amazing Persons September 25, 2008

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 8:49 am

View this amazing video (“Amazing Dance”):

http://www.godtube.com/view_video.php?viewkey=19d8ac11627107892b66

n this too (“Sings Hands in Heaven”):

http://www.godtube.com/view_video.php?viewkey=57a645ee73e76a1d852b


They have ’Amazing Show’ to blessing others…

Let we inspire the world with ‘Amazing Love’ coz we have an Amazing GOD…

Start each our day with blessing smiles ^^

 

dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna August 9, 2008

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 11:20 pm

(Kutipan dari 2 Kor 12:9)

Jujur, sebetulnya aku belum pernah bertemu dengan mereka sebelumnya, dan tentu bukan aku yang mengambil foto ini (karena tentu saja aku tidak hadir di sana :D )

Aku cuma mendapatkan foto ini dari Ibu ketua Devosi di Paroki tempat aku menjalani hidup menggereja (karena aku tidak aktif di Parokiku sendiri, ketauan deh pembelotnya :P )

Saat aku melihat foto ini sungguh seperti sebuah teguran bagiku, jika bisa diperhatikan indra penglihatan mereka tidak sempurna, namun mereka bisa menampilkan alunan lagu, dan yang lebih menyentuh juga bisa memainkan musik (jadi inget Stevie Wonder ^^)

Bukan dari kesempurnaan mereka bisa mempersembahkan sesuatu, tapi ini adalah urusan hati mereka yang ‘mau’ dan berusaha yang membuat mereka dimampukan.

Begitu pula dengan kesehari-harian kita dalam pelayanan (baik untuk TUHAN ato keluarga ato temen), seperti kalimat yang sering kita dengar. “bukan yang mampu yang IA cari, tapi hati yang mau”

Toh manusia tidak ada yang sempurna, banyak kekurangan juga kelemahan, tapi jika ada kemauan, tekad buat belajar, pastiiiiiii bisa ^^

Ganbatte !!! Semangat !!! Jia You !!! :D :D :D

“Sebab hukum Taurat menetapkan orang-orang yang diliputi kelemahan menjadi Imam Besar”

(Ibr 7:28a)

 

Olimpiade August 9, 2008

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 9:57 pm

Sekarang ini sedang berlangsung sebuah kegiatan mendunia, yang biasa kita sebut Olimpiade. Ajang olahraga ini diadakan setiap empat tahun sekali dan diikuti oleh seluruh negara di dunia yang terdaftar di Komite Olimpiade Internasional (IOC)

Berbagai belahan dunia memberitakan tentang ajang olahraga ini, surat kabar maupun berita lewat televisi dan radio membahasnya, emang lagi ‘hot’

Update kemenangan per hari ini (bukan bermaksud saingan ma Wikipedia ato media berita lainnya lho :D )

Teman2, sebetulnya setiap dari kita tiap hari juga sedang dalam acara olimpiade lho, sadar kah?

Ujian dan cobaan yang menjadi pergumulan kita dalam hidup itu adalah perlombaan kita… Seperti sudah merupakan paket dalam kehidupan, masalah pasti selalu ada kalau kita masih hidup :P

Nah, yang menjadi suatu hal yang penting adalah apakah kita menjadi pemenang dalam perlombaan yang kita tempuh ini???

Seperti motto Olimpiade yang sedang diadakan di Beijing “One World One Dream”; Olimpiade yang kita alami sehari-hari idealnya juga begitu, dengan kasih, kita sama-sama saling m’support dan belajar untuk saling tolong menolong dalam mewujudkan impian…

Daaaaan… jangan sampe lupa, yuk kita libatin TUHAN dalam setiap perlombaan qta, biarkan dia menjadi manager sekaligus pelatih kita, agar kita smua bisa mencapai garis akhir dengan ‘mantab’ ^^

“Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.”  (Kis 20:24)

 

Delapan Kado Terindah August 8, 2008

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 8:08 am

Aneka kado ini tidak dijual di toko. Anda bisa menghadiahkannya setiap saat, dan tak perlu membeli ! Meski begitu, delapan macam kado ini adalah hadiah terindah dan tak ternilai bagi orang-orang yang Anda sayangi.

1. KEHADIRAN

Kehadiran orang yang dikasihi rasanya adalah kado yang tak ternilai harganya. Memang kita bisa juga hadir dihadapannya lewat surat,telepon, foto atau faks. Namun dengan berada disampingnya. Anda dan dia dapat berbagi perasaan, perhatian , dan kasih sayang secara lebih utuh dan intensif. Dengan demikian, kualitas kehadiran juga penting. Jadikan kehadiran Anda sebagai pembawa kebahagian.

NB.: pantes ya.. setiap kali hari raya keagamaan, orang selalu berbondong-bondong mudik…

2. MENDENGAR

Sedikit orang yang mampu memberikan kado ini, sebab, kebanyakan orang lebih suka didengarkan, ketimbang mendengarkan. Sudah lama diketehui bahwa keharmonisan hubungan antar manusia amat ditentukan oleh kesediaan saling mendengarkan. Berikan kado ini untuknya. Dengan mencurahkan perhatian pada segala ucapannya, secara taklangsung kita juga telah menumbuhkan kesabaran dan kerendahan hati. Untuk bisa mendengar dengan baik, pastikan Anda dalam keadaan betul-betul relaks dan bisa menangkap utuh apa yang disampaikan. Tatap wajahnya. Tidak perlu menyela, mengkritik, apalagi menghakimi. Biarkan ia menuntaskannya. Ini memudahkan Anda memberi tanggapan yang tepat setelah itu. Tidak harus berupa diskusi atau penilaian. Sekedar ucapan terima kasihpun akan terdengar manis baginya.

3. DIAM

Seperti kata-kata, didalam diam juga ada kekuatan. Diam bisa dipakai untuk menghukum, mengusir, atau membingungkan orang. Tapi lebih dari segalanya. Diam juga bisa menunjukkan kecintaan kita pada seseorang karena memberinya ” ruang”. Terlebih jika sehari-hari kita sudah terbiasa gemar menasihati, mengatur, mengkritik bahkan mengomeli.

4. KEBEBASAN

Mencintai seseorang bukan berarti memberi kita hak penuh untuk memiliki atau mengatur kehidupan orang bersangkutan. Bisakah kita mengaku mencintai seseorang jika kita selalu mengekangnya ? Memberi kebebasan adalah salah satu perwujudan cinta. Makna kebebasan bukanlah, “Kau bebas berbuat semaumu.” Lebih dalam dari itu, memberi kebebasan adalah memberinya kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas segala hal yang ia putuskan atau lakukan

5. KEINDAHAN

Siapa yang tak bahagia, jika orang yang disayangi tiba-tiba tampil lebih ganteng atau cantik ? (eh..)Tampil indah dan rupawan juga merupakan kado lho. Bahkan tak salah jika Anda mengkadokannya tiap hari ! Selain keindahan penampilan pribadi, Anda pun bisa menghadiahkan keindahan suasana dirumah. Vas dan bunga segar cantik di ruang keluarga atau meja makan yang tertata indah, misalnya.

6. TANGGAPAN POSITIF

Tanpa, sadar, sering kita memberikan penilaian negatif terhadap pikiran, sikap atau tindakan orang yang kita sayangi. Seolah-olah tidak ada yang benar dari dirinya dan kebenaran mutlak hanya pada kita. Kali ini, coba hadiahkan tanggapan positif. Nyatakan dengan jelas dan tulus. Cobalah ingat, berapa kali dalam seminggu terakhir anda mengucapkan terima kasih atas segala hal yang dilakukannya demi Anda. Ingat-ingat pula, pernahkah Anda memujinya. Kedua hal itu, ucapan terima kasih dan pujian (dan juga permintaan maaf ), adalah kado cinta yang sering terlupakan.

7. KESEDIAAN MENGALAH

Tidak semua masalah layak menjadi bahan pertengkaran. Apalagi sampai menjadi cekcok yang hebat. Semestinya Anda pertimbangkan, apa iya sebuah hubungan cinta dikorbankan jadi berantakan hanya gara-gara persoalan itu? Bila Anda memikirkan hal ini, berarti Anda siap memberikan kado ” kesediaan mengalah”. Okelah, Anda mungkin kesal atau marah karena dia telat datang memenuhi janji. Tapi kalau kejadiannya baru sekali itu, kenapa mesti jadi pemicu pertengkaran yang berlarut-larut ? Kesediaan untuk mengalah sudah dapat melunturkan sakit hati dan mengajak kita menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna didunia ini.

8. SENYUMAN

Percaya atau tidak, kekuatan senyuman amat luar biasa. Senyuman,terlebih yang diberikan dengan tulus, bisa menjadi pencair hubungan yang beku, pemberi semangat dalam keputus asaan. pencerah suasana muram, bahkan obat penenang jiwa yang resah. Senyuman juga merupakan isyarat untuk membuka diri dengan dunia sekeliling kita. Kapan terakhir kali anda menghadiahkan senyuman manis pada orang yang dikasihi ?

Semoga kita bisa menjadi kado bagi orang lain yaaa ^^

just swt number : 8 point on 08.08.08 08:08 :D

 

Lentera July 5, 2008

Filed under: Reflection — ^Cynth^ @ 9:36 pm
Banyak orang masuk ke dalam kehidupan kita, satu demi satu datang dan pergi silih berganti. Ada yang tinggal untuk sementara waktu dan meninggalkan jejak-jejak di dalam hati kita dan tak sedikit yang membuat diri kita berubah.
Alkisah seorang tukang lentera di sebuah desa kecil, setiap petang lelaki tua ini berkeliling membawa sebuah tongkat obor penyulut lentera dan memanggul sebuah tangga kecil. Ia berjalan keliling desa menuju ke tiang lentera dan menyandarkan tangganya pada tiang lentera, naik dan menyulut sumbu dalam kotak kaca lentera itu hingga menyala lalu turun, kemudian ia panggul tangganya lagi dan berjalan menuju tiang lentera berikutnya.
Begitu seterusnya dari satu tiang ke tiang berikutnya, makin jauh lelaki tua itu berjalan dan makin jauh dari pandangan kita hingga akhirnya menghilang ditelan kegelapan malam. Namun demikian, bagi siapapun yang melihatnya akan selalu tahu kemana arah perginya pak tua itu dari lentera-lentera yang dinyalakannya.
Penghargaan tertinggi adalah menjalani kehidupan sedemikian rupa sehingga pantas mendapatkan ucapan: “Saya selalu tahu kemana arah perginya dari jejak-jejak yang ditinggalkannya. “
Seperti halnya perjalanan si lelaki tua dari satu lentera ke lentera berikutnya, kemanapun kita pergi akan meninggalkan jejak. Tujuan yang jelas dan besarnya rasa tanggung jawab kita adalah jejak-jejak yang ingin diikuti oleh putera puteri kita dan dalam prosesnya akan membuat orang tua kita bangga akan jejak yang pernah mereka tinggalkan bagi kita.
Tinggalkanlah jejak yang bermakna, maka bukan saja kehidupan anda yang akan menjadi lebih baik tapi juga kehidupan mereka yang mengikutinya.
*Cuplikan cerita di atas aku dapatkan dari seorang sahabat, ilustrasi yang aku langsung suka ketika aku membacanya… (makanya aku selipin di blogku :) )
smoga bisa menjadi berkat bagi teman2 yang membaca…
 

1st time again June 25, 2008

Filed under: My Days, Reflection — ^Cynth^ @ 2:41 pm

memulai sesuatu yang baru bagi beberapa orang adalah hal yang sulit, bagi beberapa orang termasuk hal yang menantang

aku orang yang termasuk dalam kategori kedua, setidaknya sekarang (yah dulu males bgt memulai suatu yang baru, maunya cari aman aj…)

sebenernya simple sih beberapa hal yang aku alami belakangan ini,

1. 21 Juni : pertama kali di PD menjadi WL (alias pemimpin pujian) dengan menggunakan mic…

Ini kedua kalinya PD tempatku ada sound system. Aku termasuk gagal juga sih, aku pikir dengan menggunakan mic suara ku menjadi sangat besar, tapi ternyata itu hanya perasaan ku aj, dan akhirnya suara ku terdengar tidak begitu jelas karena aku kecilkan ‘volume speakerku’ alias suaraku…

2. 22 Juni : pertama kali bawain omongan di dpn bnyk orang dalam seminar

Hari itu baru aj kemarin aku megang mic di dpn manusia2 , hehehe hari ini terulang lagi (jujur deh tahun ini adalah kali pertama aku begini sering pegang mic, padahal aku tuh orang yang maunya di belakang layar aj deh, tp taun ini, khususnya kali ini aku di ‘ceburin’, bener2 tanpa persiapan, membawakan presentasi, dan mengisi acara (MC gadungan gt deh :P )

3. 24 Juni : pertama kali menjadi keyboardish

Status saat itu bener2 new bgt, (a) aku pke keyboard roland (yang biasanya di rumah pake Yamaha PSR), (b) lagu yang dibawakan saat itu KAU sangat ku cinta (maen di kunci A, huuuffhh… pdhl di C aja blm bisa terlalu variasi), (c) itu sebuah kegiatan yang di hadiri oleh beberapa tmn2 dari PD yang beda2.. malunya euy.. mukaku sampai panas :P

Tapi not bad lah, namanya juga baru belajar, salah bisa dimaklumi yaaa^^

Ada pertama kali, akan ada kedua kali, dan bila ada yang kesekian kali akan menjadi terbiasa lalu next step  is….be expert

So jangan takut untuk memulai sesuatu hal yang pertama kali, toh dengan adanya kesalahan kita bisa menjadikannya pembelajaran dan batu loncatan dan pijakan untuk menanjak tinggi…go guys :)